Mungkin kami yang terlalu bodoh untuk pergi berlayar hanya bermodalkan lentera kecil itu
Andai saja langit cukup terang
Mungkin bulan dan bintang bisa membantu kami menentukan arah
Kernyit kayu kapal ikut dalam kegaduhan
Ombak pun tak kunjung henti
Angin, bisakah sejenak kau berhenti menghembusnya?
Setidaknya ijinkan kami menghela nafas, meski sejenak...
Wahai badai, jika kau sudi berlalu...
Berlalulah sebelum lentera kami padam.