Sepasang kekasih bernama Tembakau dan Arabika. Keduanya tampak begitu serasi ketika bersandingan. Di malam hari mereka terbiasa berada diantara sekelompok manusia. Rasanya dengan kletikan, canda tawa, petikan gitar, dan barangkali ditambah dengan tetabuhan dari galon kosong pun, tidak akan sempurna tanpa hadirnya sepasang kekasih itu. Hebatnya mereka akan rela saja jika digilir untuk memuaskan manusia-manusia yang menghabiskan malam itu. Maklum saja mungkin stok mulai menipis. Haha.
Saat pagi mereka begitu mesra berada di atas sebuah meja. Berada ditempatnya masing-masing tak menghalangi percumbuaan antar keduanya. Berselingan masuk ke dalam mulut penikmatnya, yang barang kali masih tercium aroma tidak sedap dari pembusukan sisa makanan semalam. Udara segar rasanya menambah indahnya suasana penikmat mereka. Meskipun kabarnya tak cocok. Hah, siapa peduli. Bagi sebagian orang itu surga dunia. Khu.
Lalu pasangan mana yang bisa mengunggulinya? Karena nyatanya, Arabika lebih dari mampu untuk sekadar menjadi teman lembur/melek , dan Tembakau menjadi teman yang begitu setia saat sebagian orang terpuruk, meskipun hanya pelarian. Uhuk uhuk. Hmm...

Tidak ada komentar:
Posting Komentar